Home Bisnis Cara Menanam Kopi Arabika Khusus Pemula

Cara Menanam Kopi Arabika Khusus Pemula

5 min read
0
0
209

Jual Green Coffee Bean Extract-Jenis-jenis kopi sangat beragam, jika anda pecinta kopi pasti sudah tidak asing lagi, seperti arabika, robusta, liberia, dan masih banyak lagi lainnya. Berbagai negara memiliki ciri khas khusus kopi yang dihasilkan. Namun yang sudah sangat mendunia adalah jenis arabika, selain sudah dikenal dimanapun, kopi arabika juga di klaim sebagai salah satu jenis kopi terbaik di dunia.

Ia mampu mengalahkan kopi robusta yang juga tidak kalah nikmatnya. Kopi arabika mampu mendominasi teman-temannya termasuk dari segi harga. Masih berada di atas untuk kelas kopi hitam. Pertama kali ditemukan di wilayah Brasil dan Etiopia, tanaman kopi jenis arabika cukup mudah terserang penyakit daun karat atau bahasa simplenya HV.

Namun demikian, harga jualnya yang tinggi tetap membuat para petani beralih untuk membudidayakan kopi jenis ini. Cara Menanam Kopi Arabika gampang-gampang susah. Asalkan tahu dan paham caranya, pasti akan menghasilkan buah melimpah.

Kopi jenis arabika sangat cocok apabila ditanam di Indonesia, apalagi diwilayah yang intensitas hujannya sedang. Daerah dataran dengan ketinggian 750 hingga 1500 meter, di bawah permukaan laut, menjadi lahan subur bagi tanaman kopi arabika.

Sedangkan untuk masalah suhu, jenis arabika akan nyaman pada 15 – 12 derajat selsius. Namun, bagaimana dengan anda yang memiliki lahan di daerah kurang 800 dpl? Apakah tidak bisa menanam kopi arabika? Jangan kuatir, karena kopi jenis ini bisa tumbuh di bawah ketinggian 800 dpl, akan tetapi cara menanam kopi arabika memang diperlukan perawatan yang lebih agar buahnya lebat dan hasil produksi melimpah.

Untuk menanam kopi jenis arabika butuh penanganan ekstra dari awal penanaman bibit, karena arabika sangat rentan terkena HV sebagai salah satu penyakit karat pada daun.

Cara menanam kopi arabika juga membutuhkan cuaca yang cukup, tidak terlalu dingin dan juga terlalu panas. Makanya jenis kopi arabika cocok tumbuh di Indonesia yang memiliki musim tropis. Salah dalam penanganan cuaca dapat menimbulkan kematian pada tumbuhan kopi.

Selain cuaca dan perawatan yang baik, untuk menanam kopi arabika juga perlu pengawasan terhadap hama dan penyakit. Green Roses Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa tanaman kopi arabika jauh lebih mudah terserang penyakit. Hama tersebut menyerang bagian daun, buah, batang dan bunga. Maka dari itu, petani harus ekstra teliti melakukan pemeliharaan pada jenis kopi arabika ini.

Penyakit yang sering menggerogoti tanaman kopi arabaika adalah HV atau karat pada daun. Penyakit tersebut menyerang daun dan ditandai dengan warna kecoklatan berbintik-bintik. Apabila hal seperti ini tidak segera ditangani dengan menyemprotkan pestisida, maka akan semakin menyebar di seluruh tubuh tanaman kopi.

Lalu bagaimana cara mendapatkan bibitnya? Bisa dengan biji dan cangkok sebagai perkembang biakan secara generatif. Namun jika anda ingin tanaman kopi tersebut cepat berbuah, maka cangkoklah menjadi pilihan pembibitan.

Untuk penemaian dengan biji, waktu yang dibutuhkan sangat lama. Namun, para petani lebih suka melakukan pembibitan sengan semai biji, karena dianggap sebagai ciri khas kopi arabika. Ada beberapa jenis varietas unggulan dalam kopi arabika, salah satunya adalah S 795. Sekarang, masuk dalam Cara menanam kopi arabika.

Untuk menanam kopi diperlukan tanaman lain untuk berlindung seperti pohon lamtoro dan sengon, hal ini juga berlaku bagi jenis arabika. Lahan yang dipakai harus memiliki unsur hara tinggi. Tingkat keasaman yang baik untuk menanam kopi arabika adalah 4-6 Ph. Sedangkan untuk menetralkan lahan tanah, pemberian pupuk oraganik menjadipilihan tepat.

Load More Related Articles
Load More By Pamela
Load More In Bisnis
Comments are closed.

Check Also

Prediksi AC Milan vs Hellas Verona 14-12-2017

AC Milan bertekad untuk melanjutkan hasil positif yang mereka dapatkan di Serie A. Untuk i…