Home Bisnis Siklus Akuntansi Pada Perusahaan Jasa

Siklus Akuntansi Pada Perusahaan Jasa

7 min read
0
0
119
Siklus Akuntansi Pada Perusahaan Jasa

Akuntansi memerlukan beberapa tahapan dalam proses penyelesaiannya. Setiap tahapan, mulai dari tahapan pertama sampai yang terakhir, memerlukan ketelitian yang tinggi dan sehingga tidak akan ada kesalahan yang terjadi pada tahapan berikutnya. Akuntansi memegang peran penting dalam sebuah kegiatan bisnis; pencatatan keuangan secara periodik harus sesuai dengan keadaan sebenarnya sehingga keputusan bisnis yang tepat dapat dipilih sesuai tujuan perusahaan.

Perbedaan jenis dan bentuk perusahaan

Sebelum kita masuk lebih dalam mengenai siklus akuntansi, sebaiknya kita mengingat kembali jenis dan bentuk perusahaan.

Dalam dunia bisnis, sebuah perusahaan memiliki satu tujuan yang sama dengan perusahaan lain, yakni memperoleh keuntungan, baik konkrit maupun abstrak. Dalam menjalankan bisnisnya, terdapat tiga jenis perusahaan, yaitu perusahaan manufaktur, perusahaan dagang, dan perusahaan jasa. Masing-masing perusahaan tersebut memiliki identifikasi yang berbeda. Jika anda ingin membedakan tiga jenis perusahaan ini, anda dapat melakukan penelitian kecil pada laporan laba dan ruginya.

Suryani (2006) mengatakan bahwa bentuk perusahaan dapat digolongkan menjadi perusahaan perorangan atau proprietorship, perusahaan persekutuan atau partnership, dan perusahaan perseroan atau corporation.. Tiga bentuk perusahaan ini bisa dengan mudah anda identifikasi dengan melihat neraca sebuah perusahaan.

Siklus Akuntansi Pada Perusahaan Jasa
Siklus Akuntansi Pada Perusahaan Jasa (Sleekr.co/accounting)

Siklus akuntansi perusahaan jasa

Setelah kita mengingat materi diatas, mari kita masuk ke dalam poin utama pembahasan, yakni siklus akuntansi dalam perusahaan jasa.

  • Jurnal umum

    Siklus akuntansi yang pertama ini merupakan tahapan dimana anda mencatat semua transaksi yang terjadi selama periode tertentu ke dalam sebuah buku catatan transaksi. Sebelumnya pastikan semua transaksi sudah dicek ulang sehingga akurasi dalam bertambah dan berkurangnya asset perusahaan dapat dipertanggung jawabkan. Karena kegiatan utamanya adalah mencatat, penjurnalan sering juga disebut sebagai pencatatan.

  • Buku besar

    Ini merupakan tahapan penting dalam siklus akuntansi perusahaan jasa. Disini, anda harus bisa mengelompokkan transaksi yang sudah di catat ke dalam klasifikasi akun-akun yang tersedia. Sehingga, saldo dari setiap akun dapat terlihat melalui buku besar ini. Apabila menggunakan aplikasi pembukuan, biasanya kita hanya perlu memasukan item item yang diperlukan saja, dan aplikasi akan mengolahnya

  • Neraca percobaan

    Sebelum penutupan buku setiap periodenya, neraca percobaan harus disusun untuk melihat buku besar sudah sesuai dengan jurnal yang disusun atau belum. Jika sudah benar, nilai pada debit dan kredit akan menunjukkan nilai yang sama.

  • Jurnal penyesuaian

    Jurnal penyesuaian disusun untuk menyeimbangkan saldo setiap akun dengan perhitungan asset yang ada. Jurnal ini disusun berdasarkan informasi yang tercatat pada neraca sebelumnya. Ada beberapa akun yang biasanya dimasukkan dalam jurnal penyesuaian. Akun-akun ini meliputi jurnal perlengkapan, piutang pendapatan, utang, utang pendapatan, dan kerugian piutang.

  • Neraca lajur

    Neraca ini merupakan secarik kertas besar yang terdiri dari 16 kolom. Neraca ini digunakan untuk mengetahui saldo setiap akun atau rekening yang selanjutnya akan diolah menjadi salah satu bahan dalam laporan penutup.

  • Laporan keuangan

    Pada tahapan ini, neraca dan laporan laba rugi serta laporan ekuitas yang berubah disusun sebagai laporan keuangan. Pada tahapan ini, tidak ada penyesuaian lagi yang perlu dilakukan, catatan keuangan ini. Setiap laporan harus benar-benar mendeskripsikan keadaan yang sebenarnya. Sedikit kesalahan atau kelalaian dalam penyusunan laporan dapat berakibat fatal pada seluruh aspek perusahaan. Laporan ini sangat penting untuk membuat keputusan yang akan dilakukan perusahaan untuk mempertahankan laba atau meraih keuntungan yang lebih besar.

  • Jurnal penutup

    Jurnal penutup diberlakukan pada beberapa akun atau rekening dalam laporan keuangan yang telah dibahas sebelumnya. Akun-akun tersebut meliputi pendapatan, beban, penarikan ekuitas dan laba rugi.

  • Jurnal pembalik

    Jurnal ini perlu disusun untuk membalikkan jurnal penyesuaian yang telah dibuat sebelumnya. Jurnal ini dibuat agar penyusunan jurnal periode berikutnya tetap konsisten dalam penggunaan akunnya. Transaksi yang biasanya dicatat dalam jurnal ini biasanya meliputi beban yang harus dibayar di muka dan pendapatan yang masih harus diterima.

  • Neraca awal atau neraca akhir

    Kebanyakan pada pemula bingung dengan nama dari siklus ini. Beberapa sumber akademis menyebutnya dengan neraca awal, yang lain menyebutnya neraca akhir. Terlepas dari namanya, neraca ini masih tetap sama. Neraca ini dibuat pada akhir periode dan digunakan sebagai acuan untuk pembuatan neraca periode berikutnya. Disinilah siklus akuntansi perusahaan jasa berakhir.

Load More Related Articles
Load More By Pamela
Load More In Bisnis
Comments are closed.

Check Also

Keinginan pernikahan: 20 cara menulis dalam kartu pernikahan

Apa yang kamu katakan di kartu pernikahan? Kemudahan dilema Anda dengan 20 cara tulus untu…