Home Hiburan Perjalanan Warga Korut ini Jadi Gelandangan hingga S2 di Inggris

Perjalanan Warga Korut ini Jadi Gelandangan hingga S2 di Inggris

3 min read
0
0
24
Perjalanan Warga Korut ini Jadi Gelandangan hingga S2 di Inggris

Perjalanan Warga Korut ini Jadi Gelandangan hingga S2 di Inggris – Sebagai anak yang bermukim di ibu kota Korea Utara pada awal 1990-an, Sungju Lee rasakan hidup yang nyaman di apartemen dengan tiga kamar.

Perjalanan Warga Korut ini Jadi Gelandangan hingga S2 di Inggris

Sepulang sekolah dia ikuti pelatihan taekwondo, bermain ke taman, serta menaiki wahana bianglala. Saat itu dia beranggapan kalau dia bakal ikuti jejak ayahnya sebagai seseorang perwira militer Korea Utara.

Tetapi, mimpi itu mendadak buyar pada 1994 bersamaan dengan kematian pendiri Korut, Kim Il-Sung.

Sungju tidak paham apa yang berlangsung waktu itu. Terakhir, dia baru memahami kalau ayahnya yaitu sisi dari kubu di badan militer Korut yg tidak disenangi rezim Kim Jong-il, putra mendiang Kim Il-sung.

Sungju serta orangtuanya sangat terpaksa kabur dari Pyongyang. Untuk menutupi keadaan itu dari Sungju, ayah serta ibunya mengakui mereka tengah liburan.

Sungju semula yakin, namun saat dia menumpang kereta yang kotor serta rusak, dia mulai sangsi.

” Saya lihat banyak pengemis seumuran saya serta saya terperanjat. Saya ajukan pertanyaan pada bapak, ‘Apakah kita di Korea Utara? ‘ Lantaran seumur hidup saya di Pyongyang, saya diajari kalau Korea Utara yaitu satu diantara negara paling kaya didunia, ” kata Sungju.

Kereta yang ditumpangi Sungju serta orangtuanya membawa mereka ke Gyeong-seong, sisi barat laut Korut. Disana mereka tinggal di satu tempat tinggal kecil tanpa ada pemanas ruang. Saat Sungju bersekolah, dia lihat beberapa pelajar kurus kekurangan gizi serta ketinggal pelajaran.

Disuatu pagi, sang guru membawa murid-muridnya ke luar sekolah serta mereka diminta duduk serta melihat. Sejumlah tiga polisi bersenjata api nampak serta menggiring seseorang pria dan perempuan. Ke-2 orang itu lantas diikat ke tiang kayu. Kerumunan orang menyampaikan pria itu ketahuan mengambil serta si perempuan berusaha kabur. Keduanya dinyatakan bersalah lakukan makar serta waktu itu juga mereka dieksekusi.

” Ketiga polisi itu melepas tiga tembakan baik untuk pria ataupun perempuan itu. Dor.. dor.. dor.. Darah mengucur. Ada lubang di dahi mereka serta tidak ada yang tersisa di belakang kepala mereka, ” kata Sungju.

Baca juga : mimpi gigi

Seiring waktu berjalan, Sungju berjuang untuk menyesuaikan dengan keadaan keras yang dia hadapi. Terlebih, makanan makin langka lantaran Korut alami bencana kelaparan serta banyak rekan sekelasnya tak akan masuk sekolah untuk berburu tupai atau mengambil dari pasar setempat.

Load More Related Articles
Load More By Pamela
Load More In Hiburan
Comments are closed.

Check Also

Huawei P9 Lite, Diusung Support 4G LTE

Sebelumnya setelah melaunching Huawei P9 serta P9 Plus, pada akhirnya pihak Huawei melaunc…