Home Pendidikan Pengertian dan Jenis Interaksi Sosial Menurut Para Ahli

Pengertian dan Jenis Interaksi Sosial Menurut Para Ahli

4 min read
0
0
188
Interaksi Sosial

Interaksi sosial sangatlah penting bagi kehidupan manusia. Beberapa ahli bahkan mengatakan bahwa interaksi sosial adalah kebutuhan dasar manusia untuk hidup.

Anda yang pernah belajar sosiologi, sudah pasti mengetahui apa itu arti interaksi sosial, tetapi untuk yang belum, pastinya sedang bertanya-tanya “Apa itu interaksi sosial?”

Dikutip dari www.sayanda.com, interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang terjadi di sebuah lingkungan, hubungan tersebut bisa jadi antar individu, individu dengan kelompok, atau bahkan sebuah kelompok masyarakat dengan kelompok masyarakat lainnya.

Interaksi Sosial
Interaksi Sosial

Dalam menjalani hidupnya, manusia harus melakukan interaksi sosial, karena tanpa interaksi sosial, tidak akan ada kehidupan bersama.

Proses interaksi sosial adalah suatu hubungan timbal balik yang dapat mempengaruhi manusia satu sama lain dan berlangsung sepanjang hidupnya.

Menurut seorang ahli sosiologi Indonesia, Soerjono Soekanto, proses interaksi sosial dapat diartikan sebagai cara berhubungan antara 1 individu dengan individu lainnya yang dimulai dengan bertemu dan menjalin hubungan sosial.

Jenis-Jenis Interaksi Sosial

Interaksi sosial dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu interaksi sosial asosiatif dan interaksi sosial disosiatif.

Interaksi sosial asosiatif adalah pertemanan yang menuju ke arah positif. Dimana setiap interaksi-interaksi yang dilakukan membawa sang pelaku ke persahabatan yang lebih baik.

Interaksi sosial disosiatif bertolak belakang dengan asosiatif, yaitu setiap interaksi-interaksi yang dilakukan dapat memicu pertikaian dan perkelahian.

Contoh Interaksi Sosial Asosiatif

  1. Kerja Sama

Gotong royong adalah salah satu bentuk interaksi positif. Hal ini dilakukan agar dapat menghasilkan sebuah hasil yang luar biasa.

Umumnya dilakukan agar dapat mempermudah perjalanan dan proses dalam mencapai sesuatu.

  1. Akomodasi

Perilaku berikut ini bertujuan untuk meredakan pertengkaran dan pertikaian yang berada di masyarakat. Proses berjalannya umumnya dimulai dengan bermusyawarah untuk menemukan pokok permasalahan dan mencari jalan keluar.

  1. Akulturasi

Masuknya suatu budaya asing ke budaya masyarakat setempat tanpa menghilangkan kepercayaan-kepercayaan yang sudah dianut.

  1. Asimilasi

Pembauran sebuah kepercayaan-kepercayaan orang setempat sehingga membentuk suatu kepercayaan yang baru.

Contoh Interaksi Sosial Disosiatif

  1. Persaingan

Persaingan terjadi karena banyak orang menginginkan sesuatu yang bersifat terbatas. Contohnya memperebutkan makanan gratis yang diberikan dalam jumlah terbatas.

Jika memiliki jumlah yang cukup untuk setiap orang, maka tidak akan ada persaingan.

  1. Kontravensi

Suatu bentuk interaksi sosial yang terjadi karena rasa tidak suka akan seseorang. Namun, umumnya perasaan tersebut ditimbun hingga tidak menimbulkan permasalahan.

  1. Konflik Sosial

Sebuah pola interaksi sosial yang dilakukan menggunakan kekerasan. Perilaku tersebut dilakukan agar dapat mencapai tujuannya dan mengorbankan orang lain.

Load More Related Articles
Load More By Pamela
Load More In Pendidikan
Comments are closed.

Check Also

Keinginan pernikahan: 20 cara menulis dalam kartu pernikahan

Apa yang kamu katakan di kartu pernikahan? Kemudahan dilema Anda dengan 20 cara tulus untu…