Home Travel Menjelajah Masjid Maladewa

Menjelajah Masjid Maladewa

5 min read
0
0
111

Masjid serta Islamic Center Sultan Mohammed Thakurufaanu Al-Azzam yaitu masjid paling besar di Republik Maladewa, lebih populer dengan nama Grand Friday Mosque Male. Masjid ini sekalian jadi masjid nasional serta kantor Dewan Agung Agama Islam Maladewa. Masjid megah ini ada di kota Male, Ibukota Republik Maladewa. Tempatnya cuma terpaut kurang dari seratus mtr. dari Masjid Hukuru Miskiiy “Masjid Nasional” pertama di Maladewa sebelumnya manfaat sebagai “Masjid Nasional” beralih ke Masjid serta Islamic Center Sultan Mohammed Thakurufaanu Al-A’zzam bersamaan dengan selesainya pembangunan Islamic Center itu th. 1984.

Penyebutan masjid di Maladewa memanglah agak membingunkan untuk orang luar. Maladewa tidak mengetahui masjid Jami’ seperti di Nusantara. Semuanya masjid yang mengadakan sholat Jum’at dimaksud Hukuru Miskiiy atau Hukuru Miskit. Hukuru artinya Jum’at serta Miskiiy atau Miskit bermakna Masjid. Di kota Male terlebih dulu telah ada Hukuru Miskiiy (di bangun th. 1153) yang cuma sejengkal jaraknya dari istana Sultan (saat ini jadi istana presiden). Untuk membedakan Hukuru Miskiiy yang pertama dengan Hukuru Miskiiy yang baru (yang tengah kita ulas dalam artikel ini), jadi Hukuru Miskiiy yang baru lebih di kenal sebagai dengan sebutan “Islamic Center”, namun orang luar termasuk juga beberapa turis asing di Maladewa lebih mengenalnya dengan nama Grand Friday Mosque Male. Grand Friday Mosque, jadi pusat aktivitas sebagian even internasional termasuk juga salah satunya pertemuan SAARC yang pernah diadakan di masjid ini.

Histori Singkat Maladewa

Histori Maladewa hampir sama dengan histori Islam di Maladewa. Beberapa pakar memprediksi pulau pulau Maladewa mulai ditempati mulai sejak 500 th. sebelumnya masehi. Hingga awal era ke 12 Maladewa masihlah berupa kerajaan Budha hingga lalu beralih jadi kesultanan Islam di th. 1152 bersamaan dengan masuk Islamnya Raja Maladewa tersebut semua keluarga di ikuti semua rakyatnya. Portugis pernah menjajah Maladewa sepanjang 15 th. (1558-1573) serta tersingkir dari Maladewa dengan kekalahan besar dalam serbuan mendadak tetapi mematikan dari pasukan yang di pimpin oleh Sultan Mohammed Thakurufaanu Al-Azzam, pahlawan nasional Maladewa yang namanya di abadikan sebagai nama masjid serta Islamic Center Maladewa.

Diluar itu Maladewa pernah dikuasai oleh Ali Raja dari India serta lagi lagi Kesultanan Maladewa membebaskan diri dari kekuasaan asing di negeri mereka. Ali Raja cuma dapat bertahan kuasai Maladewa tidak kian lebih dua minggu. Th. 1887 Sultan memohon proteksi dari kerajaan Inggris yang berkedudukan di Ceylon (Sri Lanka) serta mulai sejak itu Maladewa jadi lokasi protektorat Inggris. Dengan cara berkala kapal angkatan laut inggris lakukan patroli laut di perairan Maladewa. Th. 1932 konstitusi pertama mulai berlaku tetapi tidak bertahan lama serta berahir di th. 1939.

Th. 1953 Maladewa jadi Negara Republik beralih dari Kesultanan, tetapi keluarga kerajaan masihlah begitu punya pengaruh di pemerintahan. Th. 1965 inggris melepas status protektorat Maladewa. Republik Maladewa Jilid ke dua dibuat tanpa ada campur tangan Inggris. Ibrahim Nasir jadi Presiden pertama.kubah masjid galvalum, Walau sudah bertukar bentuk dari kesultanan jadi Republik tetapi Maladewa tetaplah menjaga Islam sebagai basic negara mulai sejak th. 1152 sampai sekarang ini.

Load More Related Articles
Load More By Pamela
Load More In Travel
Comments are closed.

Check Also

8 Cara Ampuh Mencegah Penuaan Dini

Usaha mencegah penuaan dini tak hanya terbatas pada kosmetik yang ada di lemari Anda. Namu…